Bukan karena kamu kurang teliti. Risetnya nggak pernah sampai ke jawaban: dividennya rutin nggak, perusahaannya sehat nggak. Invlinic Screener jawab dulu pakai bahasa sehari-hari, dan angka aslinya tetap bisa kamu cek.
Di sini urutannya dibalik: jawabannya dulu, angkanya di belakang. Setiap "Ya" bisa kamu buka sampai ke angkanya.
Sederhana: jawaban dari pertanyaan yang biasa kamu tanyakan.
Lengkap: harga, yield, PER, PBV, grafik 6 bulan, dan skor 0 sampai 100 untuk Dividen, Fundamental, Teknikal, dan Aliran dana.
Ketemu istilah asing? Ketuk, artinya muncul di tempat.
Di hari , harga saham biasanya turun kira-kira sebesar dividennya. Di beberapa saham, turunnya lebih dalam dan butuh waktu lama untuk kembali. Invlinic Screener membaca catatan setiap ex-date, lalu menuliskannya seperti ini:
Setelah hak dividen lewat, harganya biasanya kembali dalam sebulan.
Dividennya lebih besar, tapi harganya jarang kembali. Kalau beli sehari sebelum ex-date, hasil totalnya setelah 20 hari justru minus.
Dividen yang lebih besar belum tentu hasil yang lebih besar.
Angka ini bukan ramalan. Ini catatan apa yang sudah terjadi, supaya kamu tahu risikonya sebelum memutuskan.
Nggak ada sinyal trading atau target harga. Skor dihitung dengan aturan yang sama untuk semua saham. Data yang kosong ditulis "tidak tersedia", bukan dikira-kira.
Baca cara hitungnya ↗Isinya sama di semua paket. Pilih berapa lama kamu mau riset dengan urutan yang benar: jawaban dulu, angka kemudian.
Kebalikannya. Jawaban itu titik mulai, bukan titik akhir. Kalau ada yang nggak masuk akal, kamu langsung tahu angka mana yang harus dicek.